01 Januari 2007

Poster: Bahaya-bahaya yang Mungkin Dihadapi TKI/TKW/Buruh Migran












Diproduksi oleh: Mekarwangi
Didukung oleh: UNIFEM & Pemerintah Jepang
Tahun Produksi: 2006


Seringkali TKI/TKW atau buruh migran dan keluarganya hanya mendapat gambaran yang manis tentang bekerja di luar negeri. Padahal kenyataannya tidak selalu demikian. Di setiap tahap migrasi ada berbagai bahaya yang harus diwapadai, yaitu:

1. Tahap Rekrutmen

  • Rekrutmen yang ilegal (janji palsu dari sponsor/calo atau PJTKI tentang peluang kerja dan kondisi kerja di luar negeri)
  • Biaya yang tinggi
  • Pungutan liar/ilegal
  • Korupsi dan kekerasan yang dilakukan oleh petugas
  • Pemalsuan dokumen

2. Tahap Pra-pemberangkatan

  • Tidak mendapat informasi yang benar dan lengkap tentang situasi dan kondisi kerjaTidak mendapat informasi yang benar dan lengkap tentang kondisi di negara tujuan.
  • Tidak mendapat informasi tentang majikan/pemberi kerja
  • Kontrak palsu
  • Korupsi dan kekerasan yang dilakukan oleh petugas
  • Tidak adanya pelatihan yang memadai
  • Penyekapan dan kekerasaan di penampungan
  • Tidak diberangkatkan ke luar negeri setelah membayar, mengikuti pelatihan dan menunggu berbulan-bulan.

3. Tahap Pemberangkatan

  • Biaya transportasi perjalanan yang mahal
  • Perjalanan yang membahayakan
  • Menggunakan sarana transportasi yang tidak resmi
  • Mendapat penghinaan selama masa transit
  • Perdagangan orang
  • Penyelundupan orang
  • Korupsi dan kekerasan yang dilakukan oleh petugas

4. Tahap Bekerja di Luar Negeri

  • Tidak ada kontrak atau kontrak tidak sesuai standar
  • Dipekerjakan pada majikan yang berbeda dari yang disebutkan di kontrak
  • Pelanggaran kontrak (gaji di bawah standar, tidak ada libur, bekerja secara tidak resmi, dan lain-lain)
  • Kondisi hidup di bawah standar (jatah makanan sedikit, jam kerja yang panjang, tidak ada privasi).
  • Gaji tidak dibayar, atau dipotong tidak sesuai perjanjian
  • Dokumen ditahan
  • Melakukan pekerjaan yang berbahaya
  • Mengalami kekerasan baik fisik atau verbal (kata-kata)
  • Tidak bebas bergerak
  • Kesulitan komunikasi karena faktor bahasa
  • Tidak mendapat informasi tentang bagaimana cara menghadapi persoalan
  • Tidak boleh berorganisasi/berkumpul
  • Tidak bisa bernegosiasi dengan majikan
  • Setiap pindah majikan diharuskan pulang terlebih dahulu ke tanah air dan mulai proses migrasi dari awal lagi.

5. Pada Tahap Kepulangan

  • Penghentian kerja yang tidak sah, tidak adil, atau secara tiba-tiba
  • Pemulangan massal
  • Penyiksaan di tempat-tempat penahanan
  • Tidak adanya sumber pendapatan, peluang kerja/usaha sehingga banyak perempuan yang terpaksa berangkat kembali ke luar negeri
  • Mengalami persoalan dengan keluarga, terasing dari suami/anak, keretakan keluarga
  • Merasa harus memberi oleh-oleh atau uang kepada keluarga atau saudara-saudaranya
  • Diperdagangkan ke negara ketiga
  • Korupsi dan kekerasan yang dilakukan oleh petugas

...

Untuk mendownload poster, silakan klik di sini.

Poster: Kiat-kiat Menghadapi Calo [2]

Kiat-kiat Menghadapi Calo
...
Jika melakukan pembayaran, usahakan untuk mendapat kuitansi atas nama PT (di atas kertas berkop, ada nama, alamat, logo dan stempel perusahaan). Kuitansi ini bisa menjadi barang bukti untuk menuntut ganti-rugi jika sewaktu-waktu terjadi masalah.
...
Jika tidak mendapat kuitansi atas nama PT, pastikan Anda membuat Surat Bukti Pembayaran menggunakan kertas segel bermeterai dan disebutkan secara jelas hak dan kewajiban masing-masing. Selanjutnya, masing-masing pihak harus memegang surat segel bermeterai yang asli (bukan fotokopi).
...
Contoh Surat Bukti Pembayaran:
...
Saya Susilowati membayarkan uang sejumlah Rp. 5.000.000 (lima juta rupiah) kepada Arjuna Wiwaha untuk biaya pemberangkatan menjadi TKI ke Taiwan, dalam tempo 12 (dua belas) bulan. Jika setelah lewat 12 bulan (dua belas) bulan tersebut, Susilowati belum diberangkatkan, uang harus dikembalikan sepenuhnya, paling lambat 1 (satu) bulan, sejak jatuh tempo. Jika dalam waktu 1 (satu) bulan tidak terpenuhi, Susilowati berhak untuk mengambil, menjual, menggadaikan harta milik Arjuna Wiwaha sejumlah uang yang telah dibayarkan, serta melaporkan kasus ini kepada pihak yang berwenang untuk diproses secara hukum.
...
Demikian perjanjian ini dibuat dengan sadar dan tanpa paksaan.
Tandatangan .................................................. Tandatangan
Susilowati ........................................................ Arjuna
...
...
Diproduksi oleh: Mekarwangi
Didukung oleh: UNIFEM dan Pemerintah Jepang
Tahun Produksi: 2006
...

Poster: Kiat-kiat Menghadapi Calo [1]

Kiat-kiat Menghadapi Calo
...
Usahakanlah memakai jasa calo yang sudah dikenal (warga setempat, jelas alamatnya).
...
Carilah informasi dari orang-orang yang berpengalaman tentang latar belakang calo (apakah calo tersebut berpengalaman merekrut dan bertanggungjawab).

Sebaiknya Anda tidak memakai calo yang merupakan teman atau saudara karena seringkali kedekatan hubungan ini membuat TKI/TKW atau buruh migran merasa sungkan untuk bertanya secara panjang lebar dan menuntut pertanggungjawaban jika terjadi sesuatu hal yang buruk.

Pastikan calo tidak melakukan pelecehan seksual (misal: mencolek, meraba atau menggerayangi bagian tubuh manapun).

Pastikan bahwa TKI/TKW atau buruh migran tidak dilemparkan ke calo lain. Banyak kasus perdagangan perempuan yang terjadi dengan modus melemparkan calon TKW dari calo yang satu ke calo-calo yang lain.
...
...
Diproduksi oleh: Mekarwangi
Didukung oleh: UNIFEM dan Pemerintah Jepang
Tahun Produksi: 2006
...

26 Desember 2006

PENYEBARAN INFORMASI MELAUI KEGIATAN MENYABLON [information dissemation through screen-printing activity]




PPBMI Adipala dan PPBMI Wlahar di Cilacap, bekerjasama dengan UNIFEM mengadakan kegiatan menyablon dalam rangka meningkatkan keterampilan warga desa sekaligus melakukan penyebaran informasi untuk komunitas buruh migran. Pesan-pesan seperti "Janji Calo Tidak Selalu Sesuiai Kenyataan", "Hentikan Eksploitasi terhadap BMI" disablon pada sticker, tas dan kaos. Kegiatan ini diselenggarakan di Balai Desa Adipala selama seminggu di pertengahan bulan Desember 2006. [ns]

***

PPBMI Adipala and PPBMI Wlahar, Cilacap, in collaboration with UNIFEM conducted a screen printing workshop to increase skill of the villagers as well as to disseminate information for migrant workers communities. Messages such as "Promises from Brokers Do Not Always Turn to Reality ", "Stop Exploitation Towards Indonesian Migrant Workers" are printed on stickers, bags and tshirts. This week-long activity took place at the Village Office held in mid December 2006. [ns]

12 Desember 2006

Pelatihan Pemograman Radio Komunitas

Salah satu penyebab maraknya buruh migran yang bermasalah adalah kurang pemahaman yang benar dan lengkap yang dimiliki calon buruh migran. Informasi yang diterima calon buruh migran kurang memadai bahkan tidak sedikit calon buruh migrant mendapatkan informasi yang tanpa disadari menyeret pada situasi tidak menyenangkan. Penipuan dan tindakan eksploitatif lainnya kerap dialami buruh migran.

Situasi seperti inilah yang kemudian menggugah paguyuban-paguyuban peduli buruh migran yang tergabung dalam Jaringan Mekarwangi mengambil langkah antisipatif. Berbagai upaya dilakukan untuk mencegah sekaligus meminimalisir jumah buruh migran bermasalah dengan menyediakan media informasi bagi masyarakat; Radio komunitas menjadi pilihan dengan mempertimbangkan berbagai kelebihan-kelebihannya aspek biaya dan sumber daya jika dibandingkan dengan media lain.

Untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat mutlak harus didukung dengan kemampuan atau profesionalisme sumber daya pengelolanya. Berkaitan dengan hal tersebut jaringan mekarwangi telah melakukan serangkaian pelatihan radio komunitas yang diikuti oleh perwakilan radio komunitas masing-masing paguyuban.

Pelatihan pertama diadakan di Cirebon (11-16 des 2006) dengan materi pemograman radio komunitas. Tutor yang dihadirkan bukan orang asing di dunia radio yaitu Errol Jonathan dari Suara Surabaya. Pada pelatihan pertama para peserta seakan dilucuti dari konsep bersiaran. Sebab setelah hari pertama mengikuti pelatihan sebagian peserta menyadari apa yang dilakukan selama ini menyimpang dari konsep radio komunitas.

Selain mengupas materi pemograman radio komunitas, pada pelatihan kali ini dimanfaatkan untuk mengunjungi studio radio komunitas Swara Bumi FM di Desa Kalimekar Kec. Gebang yang jaraknya hampir 30 KM dari tempat pelatihan. Kunjungan singkat selama 2 jam dimanfaatkan untuk sharing atau diskusi berbagai persoalan radio komunitas termasuk masalah regulasi penyiaran radio. Bagi kebanyakan peserta diskusi ini merupakan pengalaman baru yang sangat bermanfaat karena membuka cakrawala baru tentang dunia penyiaran radio. (sy)

28 Agustus 2006

Kontak

8/28/2006 by MEKARWANGI · 0 komentar

Mekarwangi
Desa Kalimekar, Dusun 03 RT 04 Rw 06
Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon
Jawa Barat 45191, Indonesia
Tel: 62-85724193456
Email: jaringan.mekarwangi@gmail.com




Paguyuban Keluarga Buruh Migran Indonesia [Pakubumi]
Desa Kalimekar, Dusun 2 RT 02/03, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat 45191 - Indonesia
Tel: [62-231] 662036
Email: pakubumi_cirebon@yahoo.com




............... Paguyuban Kemuning
............... Desa Sidamulya RT 4 RW 2, Kecamatan Jalaksana,
............... Kabupaten Kuningan, Jawa Barat 45554 - Indonesia
............... Tel:
............... Email:




............... Paguyuban Wanita Peduli Buruh Migran [PWPBM]
............... Jalan Mayor Idma No. 50 RT 08 RW 04, Desa Babakanmulya
............... Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan
............... Jawa Barat 45554 - Indonesia
............... Tel: [62] 8522.4418.211
............... Email:




..............
..............
.............. Seruni - Paguyuban Peduli Buruh Migran dan Perempuan
.............. Balai Desa Datar RT 01 RW 03, Kecamatan Sumbang,
.............. Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah 53183 - Indonesia
.............. Tel: [62] 8564.7878.432, [62] 815.4299.3677
.............. Email: seruni.seru@gmail.com







Paguyuban Sambung Rasa & Peduli Keluarga Buruh Migran Indonesia [Siagabumi]
Dusun Dukuhsalam RT 04 RW 02, Desa Dukuhsalam
Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes
Jawa Tengah 52255 - Indonesia
Tel:
Email:




...
... Paguyuban Peduli Buruh Migran Indonesia
... [PPBMI-Adipala]

... Balai Desa Adipala, Jalan Srandil No. 27
... Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap
... Jawa Tengah 53271 - Indonesia
... Tel:
... Email:






...
... Paguyuban Peduli Buruh Migran Indonesia
... [PPBMI-Wlahar]

... Balai Desa Wlahar, Jalan Serayu No. 27 RT 02/01
... Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap
... Jawa Tengah 53271 - Indonesia
... Tel:
... Email:






............ Paguyuban Jinggo Putri
............ [PJP]

............ Jalan Jambu RT 02 RW 01, Desa Balearjo
............ Kecamatan Pagelaran Kabupaten Malang
............ Jawa Timur 65174 - Indonesia
............ Tel:
............ Email:






.. Paguyuban Sambung Rasa Keluarga Buruh Migran
... [Paseban]
... Balai Desa Kanigoro, Jl Sultan Agung No. 5
... Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang
... Jawa Timur 65174 - Indonesia
... Tel: [62-341] 878214
... Email: paseban_mlg@yahoo.co.id



... Paguyuban Peduli Perempuan dan Buruh Migran [P3BM]
... Balai Desa Ngeni, Desa Ngeni No. 2
... Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar
... Jawa Timur 66172 - Indonesia
... Tel:
... Email:

28 Juni 2006

Profil

6/28/2006 by MEKARWANGI · 0 komentar
Mekarwangi merupakan jaringan yang terdiri dari paguyuban-paguyuban. Paguyuban ini sendiri unsur keanggotaannya berasal dari mantan buruh migran dan keluarganya, orang-peorangan yang memiliki kepedulian terhadap masalah buruh migran berdasarkan kapasitasnya, serta unsur pemerintah setempat.

Pada awal pendirian di tahun 2006, jaringan beranggotakan 6 Paguyuban dan terus berkembang hingga kini sudah tercatat 10 Paguyuban yang menjadi anggota yang tersebar di berbagai daerah yaitu Kab. Malang, Kab. Blitar, Kab. Cilacap. Kab. Brebes, Kab. Kuningan dan Kab. Cirebon. Jumlah anggota akan terus dikembangkan dan diperluas ke daerah-daerah lain di Indonesia yang menjadi kantong buruh migran.

Mekarwangi sebagai organisasi yang independen akan konsisten untuk memperjuangankan kesejahteraan buruh migran dan anggota keluarganya dengan mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan yang universal. Pada prinsipnya perjuangan yang terus digelorakan adalah perjuangan bersama dengan komunitas bukan semata-mata perjuangan oleh organisasi itu sendiri. Perjuangan yang akan dikembangkan adalah perjuangan multi aktor dimana jaringan bersama mitranya secara bersama-sama berperan aktif untuk mencapai tujuan bersama.

Kemandirian organisasi menjadi cita-cita luhur bagi jaringan. Untuk mewujudkan hal itu jaringan secara sinergis melakukan berbagai program kegiatan yang bertumpu pada sumber daya komunitas. Namun demikian jaringan akan tetap membuka diri untuk menjalin kemitraan dengan berbagai pihak yang berkepentingan seperti lembaga-lembaga pemerintah dan lembaga non-pemerintah baik lokal, nasional, regional maupun internasional. Dengan demikian masyarakat madani yang egaliter dapat terwujud.
ANGGOTA MEKARWANGI:
MEKARWANGI MEMBERS:









Kesan & Pesan


ShoutMix chat widget